Iklan

📰 Selamat datang di beriTAHU — Tempatnya berita unik, cerita pendek inspiratif, dan fakta mengejutkan yang bikin kamu bilang “Oh, baru TAHU!” 💡

Ad code

Scroll Terus Tapi Nggak Pernah Puas: Kita Butuh Hiburan atau Pelarian?


Scroll Terus Tapi Nggak Pernah Puas: Kita Butuh Hiburan atau Pelarian?

Pernah nggak sih kamu sadar, niatnya cuma buka Instagram sebentar, tau-tau udah satu jam lebih ke-scroll ke mana-mana? Video lucu, reels motivasi, berita, drama seleb—semuanya numpuk, silih berganti, tapi tetap aja rasanya... kosong. Habis nonton ya udah. Nggak lebih lega, nggak lebih senang, malah kadang makin capek.

Saya jadi mikir: sebenarnya kita lagi nyari hiburan atau pelarian?

Hiburan yang Nggak Lagi Menghibur

Awalnya, scrolling itu hiburan. Teman kita lagi nikah, kita ikut senang. Ada meme receh, kita ketawa. Tapi makin ke sini, hiburan ini berubah jadi rutinitas tanpa sadar. Kita nggak lagi nonton karena ingin menikmati, tapi karena takut ketinggalan. Takut sepi. Takut bosan sama hidup kita sendiri.

Ironisnya, makin kita cari "hiburan", makin kita kehilangan rasa puas. Muncul pertanyaan baru: apakah kita benar-benar menikmati, atau cuma numpuk distraksi biar nggak mikirin hal-hal penting?

Pelarian dari Realita

Bagi banyak orang, media sosial itu pelarian. Dari kerjaan yang stres, dari hubungan yang ruwet, bahkan dari pertanyaan-pertanyaan pribadi yang belum dijawab. Tapi masalahnya, pelarian ini nggak pernah benar-benar menyelesaikan apa-apa. Kita jadi kayak orang haus yang minum air laut—semakin banyak dikonsumsi, semakin haus rasanya.

Alih-alih menghadapi emosi atau realita hidup, kita sibuk nge-scroll. Sampai akhirnya kita lupa cara diam, lupa cara merasa, lupa cara hidup tanpa layar.

Apa yang Bisa Kita Lakuin?

Saya nggak bilang scrolling itu salah. Kadang memang kita butuh lepas sebentar. Tapi mungkin kita bisa mulai sadar: kapan kita butuh hiburan, dan kapan kita cuma lagi kabur.

Coba tanya ke diri sendiri waktu tangan otomatis buka aplikasi:

  • "Aku beneran butuh hiburan atau cuma lagi bosan?"

  • "Apa ada hal yang sedang aku hindari sekarang?"

  • "Apa aku lebih tenang setelah ini, atau malah tambah gelisah?"

Nggak perlu idealis langsung puasa medsos seminggu (kecuali mau, silakan!). Mulai dari menyadari saja, itu udah langkah besar.


Akhir kata, hiburan itu baik. Tapi kalau kita terus-terusan lari, kapan mau berhenti dan lihat ke belakang?

Comments