Terjadinya bencana di Dusun Desa dan Dusun Cilemor beberapa waktu kebelakang menjadi peringatan nyata bagi seluruh warga Desa Kertaharja. Kejadian tersebut membuktikan bahwa imbauan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Kertaharja bukan sekadar formalitas, melainkan langkah krusial untuk melindungi nyawa dan harta benda warga.
Kondisi cuaca di Ciamis yang sering dilanda hujan deras disertai angin kencang menjadi pemicu utama kerawanan tersebut. Kepala Desa Kertaharja, Waryo Alfarisi, S.Ag., menegaskan bahwa pihak desa sebenarnya sudah mengingatkan melalui Surat Edaran Nomor 300.27/685/2015. dan mengingatkan masyarakat untuk melakukan pencegahan dini guna meminimalisir dampak cuaca ekstrem yang tidak menentu.
Menindaklanjuti situasi yang sudah terjadi di dua dusun tersebut, Pemdes kembali meminta warga untuk serius menjalankan langkah-langkah berikut:
- Kesadaran Menebang Pohon Rawan: Warga yang memiliki pohon besar di dekat pemukiman diminta segera menebangnya secara mandiri jika dirasa membahayakan. Angin kencang yang sering melanda bisa dengan mudah merobohkan pohon dan menimpa rumah penduduk.
- Gotong Royong Kebersihan Saluran: Normalisasi parit dan sungai harus terus dilakukan secara bersama-sama agar tidak ada penyumbatan yang memicu banjir lokal saat intensitas hujan meningkat.
- Waspada Longsor di Area Lereng: Bagi warga yang tinggal di wilayah tebing, bukit, atau ngarai, kewaspadaan harus ditingkatkan saat hujan lebat turun untuk mengantisipasi gerakan tanah atau longsor susulan.
Meskipun imbauan telah disebarkan secara luas kepada para Ketua RW dan RT
Kutipan Kritik Warga:
"Kami tidak butuh sekadar surat di atas kertas. Yang kami butuhkan adalah eksekusi nyata di lapangan dari pihak Pemdes untuk membereskan potensi bahaya ini."
Merespons kritikan tersebut, Pemerintah Desa Kertaharja memberikan tanggapan sederhana namun sangat mendasar mengenai pentingnya tanggung jawab bersama dalam bertetangga.
Tanggapan Pemerintah Desa:
"Perlu dipahami bahwa yang terancam tertimpa pohon adalah warga, dan pemilik pohonnya pun adalah warga. Surat ini kami keluarkan bukan untuk melepas tanggung jawab, melainkan agar masyarakat memiliki kesadaran dan rasa toleransi dalam hidup bertetangga. Keselamatan lingkungan adalah tugas kita bersama."
Pemerintah Desa berharap musibah yang menimpa Dusun Desa dan Dusun Cilemor menjadi pelajaran berharga bagi semua. Kesadaran dan kerja sama masyarakat dalam melakukan pencegahan dini adalah kunci utama agar Desa Kertaharja bisa lebih tangguh menghadapi ancaman bencana di masa mendatang.
