Baregbeg, 15 Februari 2025 – Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Baregbeg, Ciamis, dengan penuh semangat menggelar lomba Scouting Skill bertajuk "Ngalentik" pada hari Sabtu, 15 Februari 2025. Kegiatan yang unik dan penuh makna ini diikuti oleh 20 Pangkalan, yang terdiri dari 2 orang pembina pramuka yang mewakili masing-masing pangkalan yang ada di Kecamatan Baregbeg. Kegiatan ini juga mendapat perhatian besar dari masyarakat setempat dan dihadiri oleh berbagai pihak.
Kegiatan lomba "Ngalentik" bertujuan untuk melestarikan tradisi dalam pembuatan minyak kelapa. Minyak kelapa yang dihasilkan melalui proses ini dikenal memiliki banyak manfaat, di antaranya sebagai bahan untuk menggoreng, pijat, serta perawatan rambut. "Ngalentik" sendiri merupakan warisan budaya yang sudah dilakukan oleh leluhur masyarakat Sunda khususnya di daerah Kabupaten Ciamis sejak zaman dahulu.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) Kecamatan Baregbeg yang juga menjabat sebagai Camat Kecamatan Baregbeg, H. Dede Hendara, S.IP. Dalam sambutannya, Camat Baregbeg mengungkapkan bahwa kegiatan ini memiliki tujuan yang lebih dalam, yaitu untuk memberikan pemahaman kepada para pembina pramuka tentang pentingnya melestarikan tradisi lokal yang sudah ada sejak lama. "Ngalentik adalah bagian dari kearifan lokal yang harus kita jaga dan kenalkan kembali kepada generasi muda, terutama kepada adik-adik pramuka. Ini adalah bentuk penghormatan kepada warisan leluhur yang memiliki nilai manfaat untuk kehidupan sehari-hari," ujarnya.
Selain itu, Ketua Kwaran Baregbeg, Juju, S.Pd, juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan hanya bertujuan untuk mengasah keterampilan pramuka dalam berbagai bidang, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali persaudaraan antar pembina pramuka di Kecamatan Baregbeg. "Melalui kegiatan seperti ini, kita berharap seluruh pembina pramuka dapat memahami bahwa kegiatan scouting tidak hanya tentang teori, tetapi juga tentang keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," ungkapnya.
Proses pembuatan minyak kelapa yang ada dalam lomba ini melibatkan tahapan yang cukup rumit, mulai dari pemilihan kelapa yang tepat hingga cara memeras daging kelapa untuk diambil minyaknya. Para peserta sangat antusias mengikuti setiap tahapan lomba yang sudah disiapkan oleh panitia. Meskipun kegiatan ini cukup sederhana, namun para peserta menunjukkan semangat dan keterampilan yang luar biasa dalam melaksanakan setiap langkah.
Kegiatan "Ngalentik" diharapkan tidak hanya menjadi ajang lomba bagi para pembina Pramuka, tetapi juga menjadi sarana bagi mereka untuk menularkan keterampilan yang diperoleh kepada peserta didik. Lebih dari itu, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan di gugus depan masing-masing, sehingga semakin banyak generasi muda yang mengenal dan melestarikan keterampilan tradisional dalam kehidupan sehari-hari. Selain menjadi bagian dari program tahunan Kwaran Baregbeg, kegiatan ini juga berperan penting dalam menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.