Iklan

📰 Selamat datang di beriTAHU — Tempatnya berita unik, cerita pendek inspiratif, dan fakta mengejutkan yang bikin kamu bilang “Oh, baru TAHU!” 💡

Ad code

Ciamis Tanpa Wakil Bupati: Menanti Kepastian di Tengah Riuh Spekulasi

Sejak kekosongan jabatan Wakil Bupati Ciamis pasca wafatnya sang calon terpilih, suasana politik di Tatar Galuh terasa bergerak dalam ketidakpastian. Publik yang semula berharap pada pasangan kepala daerah yang solid, kini dihadapkan pada realitas baru: bupati dilantik sendirian, sementara kursi wakil dibiarkan kosong — menunggu siapa yang akan mengisi.

Waktu berlalu, obrolan di berbagai ruang — mulai dari forum aktivis hingga warung kopi — semakin ramai. Berbagai spekulasi bermunculan. Banyak yang meyakini bahwa dalam waktu dekat, kandidat pengganti akan mengerucut pada dua nama kuat. Namun faktanya, hingga hari ini, tanda-tanda itu belum juga tampak.

Kondisi ini, suka tidak suka, mulai memunculkan keresahan kecil di kalangan masyarakat.
Bukan hanya karena lamanya kekosongan, tetapi juga karena ketidakjelasan arah politik yang mengiringinya. Sebab dalam pemerintahan, keberadaan wakil bupati bukan hanya simbolis — ada fungsi-fungsi strategis yang kini mesti ditanggung sendiri oleh bupati.

Di tengah riuhnya spekulasi, istilah "kuda hitam" pun sempat muncul dalam percakapan publik.
Dalam dunia politik, kuda hitam mengacu pada kemungkinan hadirnya sosok baru atau kekuatan tak terduga yang mampu mengubah peta persaingan. Bukan sesuatu yang pasti terjadi, melainkan refleksi dari ketidakpastian itu sendiri — bahwa ketika dinamika belum mengerucut, segala kemungkinan bisa saja terbuka.

Munculnya spekulasi tentang kuda hitam lebih mencerminkan kegelisahan publik terhadap lambatnya proses penentuan. Situasi ini menggambarkan bahwa dalam dunia politik, ruang untuk kejutan selalu ada, terutama ketika jalur-jalur utama belum menemukan titik temu.

Pada akhirnya, masyarakat berharap agar proses pengisian kekosongan ini berjalan cepat, transparan, dan membawa sosok yang mampu mendampingi bupati menjalankan pemerintahan secara optimal.
Karena lebih dari sekadar mengisi kursi kosong, yang dibutuhkan adalah kehadiran figur yang bisa bekerja nyata, membangun kepercayaan, dan menjawab harapan rakyat.

Ciamis membutuhkan kepastian, bukan sekadar wacana.
Dan dalam setiap dinamika, harapan terbesar selalu ada di tangan mereka yang sungguh-sungguh mau bekerja untuk kemajuan daerah.

Comments