Iklan

Memuat pesan hari ini...

Ad code

Anggota DPRD Ciamis Sebut 1.000 Lebih Penerima Bansos Terindikasi Judi Online


CIAMIS – Sebuah fakta mengejutkan diungkapkan oleh anggota DPRD Kabupaten Ciamis, Mohamad Ijudin, terkait kondisi sosial di wilayah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Melalui pernyataan resminya di media sosial, ia menyoroti adanya temuan ribuan penerima bantuan pemerintah yang justru terjerat aktivitas ilegal.

"MIRIS, Darurat Sosial. Perlu analisis dan pembinaan. Lebih dari 1.000 (seribu) penerima Bantuan Sosial (bansos) di Ciamis, terindikasi bermain Judi Online.. Ada apakah gerangan???" tulis Mohamad Ijudin dalam unggahannya.

Kritik Masyarakat Terkait Skema Bansos

Unggahan legislator tersebut lantas memicu diskusi publik mengenai efektivitas penyaluran bantuan sosial. Salah satu akun menyampaikan kritik tajam terkait pemberian bansos yang selama ini berjalan.

"Saya lebih suka hilangkan bansos2 dan alihkan buat harga2 normal dan lapangan kerja, jangan bikin masyarakat malas hanya berharap2 besok ada bansos. Bansos cm jadi kecemburuan sosial karena byknyg tidak tepat," tulisnya dalam kolom komentar.

Komentar tersebut menyoroti tiga poin utama: kekhawatiran akan terciptanya mentalitas ketergantungan, pentingnya pengalihan dana untuk stabilitas harga barang pokok dan penciptaan lapangan kerja, serta masalah akurasi data penerima yang sering kali memicu kecemburuan di tengah masyarakat.

Respon Legislator

Menanggapi aspirasi tersebut, Mohamad Ijudin memberikan sinyal setuju terhadap usulan pengalihan format bantuan tersebut. Ia menyebut bahwa ide untuk lebih fokus pada kemandirian ekonomi melalui lapangan kerja dan harga pangan yang terjangkau adalah sebuah solusi yang patut dipertimbangkan.

"Ini pilihan terbaik," balas Mohamad Ijudin singkat menanggapi komentar.

Temuan ini menjadi sinyal kuat bagi Pemerintah Kabupaten Ciamis untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan distribusi bansos, agar dana negara yang dialokasikan benar-benar digunakan untuk meningkatkan taraf hidup, bukan justru habis di meja judi online.

sumber : facebook/Mohamad Ijudin